Day: January 12, 2021

LAGU DAERAH BETAWI

LAGU DAERAH BETAWI DAN MAKNA DI DALAMNYALAGU DAERAH BETAWI DAN MAKNA DI DALAMNYA

Jika berbicara soal suku Betawi, apa yang ada di benak kita adalah Kota Jakarta. Suku yang satu ini memang pencampuran dari beragam suku di Indonesia yang akhirnua menjadi sebuah kelompok dari zaman penajajah. Dengan bahasa yang unik dan snangat kental, membuat kebudayaannya menjadi berubah dan dijadikan sebagai bentuk komunikasi suku tersebut.

Begitu pula dengan lagu daerahnya, lagu Betawi biasanya diiringi dengan musik dan sangat kental dengan sentuhan lagu budaya luar seperti Melayu dan Tiongkok. Iringan musik yang mengiri biasa disebut dengan tanjidor, mungkin sebagian orang sudah taka sing mendengarnya. Ciri lagu Betawi pun lebih mengedepankan makna humor sehingga siapapun yang mendengarnya bisa menyukai dan terhibur. Namun ada beberapa lagu juga yang bermakna tentang sindiran dari berbagai realita kehidupan.

Lagu Betawi pun identik untuk dinyanyikan oleh 2 orang antara wanita dan pria, mereka pun saling bersautan seperti layaknya sedang berpantun. Sehingga lagu-lagu ini akan menciptakan sensasi yang berbeda dengan lagu daerah budaya lain.

Untuk itu, kita akan bahas lagu-lagu dari Betawi serta ada makna apa sih dibaliknya!

1.Ondel-ondel

Seperti yang sudah semua tahu, bahwa Jakarta atau suku Betawi memiliki identitas Ondel-ondel. Ondel-ondel ini berupa kostum boneka yang sangat besar dan di bawakan oleh satu orang. Biasanya ondel-ondel ini akan keluar saat acara-acara tertentu. Ondel-ondel dipercaya bisa mencegah hal-hal buruk yang menimpa manusia.

Nah lagu ondel-ondel pun memiliki arti yang seperti itu, lagu ini cenderung sangat ceria dan siapapun yang mendengarnya berharap bisa ikut merasakan kebahagian juga.

2.Lenggang Kangkung

Meskipun terdapat kata sayuran pada judul lagu ini, namun makna yang sebenernya bukan tentang itu ya guys. Lenggang Kangkung ini mengisahkan tentang seseorang yang memiliki pasangan dengan sifat yang cerita, sehingga hubungannya selalu merasa bahagia dan ia pun sangat bersyukur atas semuanya. Ternyata hal itu gak berlangsung lama, karena pasangannya itu malah meninggalkannya dan malah memilih orang lain. Dan kesenangan dan kebahagiaan itu berubah menjadi kesedihan yang mendalam.

3.Surilang

Saat manusia melakukan 1 kesalahan, biasanya orang lain lupa akan kebaikan yang pernah dibuatnya. Sama seperti lagu ini, Surilang bermakna bahwa manusia adalah makhluk sosial yang sejatinya pasti membutuhkan orang lain. Dan manusia memiliki watak yang selalu mengingat akan sebuah kesalahannya tanpa memahami apa permasalahannya.

4. Jali-jali

Selain ondel-ondel, ada lagu juga lagu berjudul Jali-jali yang sangat terkenal. Lagu daerah yang satu ini memiliki alunana yang cerita yang mennceritakan tentang seseorang yang tidak terikat pada suatu hubungan. Jadi apapun bisa ia lakukan tanpa ada yang melarangnya. Bahkan orang tersebut bisa pergi kemanapun tanpa memikirkan perasaan orang lain yang mengkhawatirkannya. Lagu ini merupakan lagu kebebasan dan sering di dengarkan oleh banyak orang.

5.Keroncong Kemayoran

Kali ini beralih ke lagu romantic yang di populerkan oleh Benyamin Sueb, seorang aktor senior yang terkenal. Meskipun lagu romantis, namun ternyata ada kesedihan dibaliknya karena mengisahkan tentang pasangan yang harus berpisah. Namun mereka selalu berharap dan berdoa akan dapat dipersatukan kembali. Keroncong Kemayoran ini sangatlah easy listening dan akan memberikan perasaan yang tenang ketika mendengarkannya.

Itu dia 5 lagu daerah Betawi yang wajib kita lestarikan. Budaya ini pun harus tetap ada dan menjadi warisan dari negara Indonesia.

LAGU DAERAH ACEH

LAGU DAERAH ACEH YANG TERKENAL BESERTA MAKNANYALAGU DAERAH ACEH YANG TERKENAL BESERTA MAKNANYA

Berbicara soal lagu daerah, Indonesia memiliki ribuan lagu dengan bahasa yang bervariasi. Lagu-lagu ini bukan semata-mata sebagai lagu daerah saja, tapi pastinya selalu ada makna dibalik pembuatan lagu tersebut. Bukan hanya makna, mungkin lagu daerah ini memiliki suatu kejadian tertentu dan dijadikan lagu sebagai ungkapan perasaan yang tak bisa disebutkan.

Kali ini kita akan bahas daerah yang berapa paling ujung barat Indonesia yang sering disebut sebagai ‘Serambi Mekah’. Ya pasti kalian sudah tau kan kota apa?

Kota Aceh ini merupakan kota yang mayoritas dikelilingi oleh penduduk yang beragam islam. Gak heran banyak budaya-budaya Islam yang sangat kuat, juga Aceh menjadi tempat penyebaran agama Islam pada waktu itu. Karena budaya yang masih kental dan juga keturunannya masih sangat menjujung tinggi nilai kehidupan yang religius, tak heran bila lagu-lagu daerah Aceh ini menggambarkan budaya, modal dan agama dari sisi kehidupannya setempat.

Lagu-lagu Aceh juga merupakan campuran dari Arab, Melayu dan India, tentunya dibawakan dengan bahasa daerah Aceh.  Inilah beberapa lagu terkenalnya…

1.Bungong Jeumpa

Bungong Jeumpa ini merupakan lagu yang mungkin sering kita dengar pada masa kecil dan sangat terkenal. Tapi kalian tau apakah artinya? Jadi Bungong Jeumpa itu bisa diartikan sebagai bunga cempaka. Untuk yang belum tahu, bunga cempaka ini merupaan bunga khas pada Kesultanan Aceh dan dijadikan sebagai simbol Kota Aceh.

Biasanya lagu ini dibawakan dengan tarian adat yang memiliki makna bahwa semua orang yang datang ke Aceh bisa merasakan bagaimana keindahan bunga tersebut. Disisi lain, lagu ini menceritakan tentang pahlawan perempuan yang gugur pada masa penjajahan yaitu Cut Nyak Dien dan Cut Meutia.

2.Tawar Sadenge

Tawar sadenge ini merupakan lagu yang wajib dibawakan pada setiap acara hari besar maupun upacara adat lainnya. Lagu ini berasal dari Tanah Gayo yang memiliki makna bahwa Tanah Gayo memiliki kekayaan sumber daya alam yang sangat besar. Bukan hanya penghasil kopi saja, namun daerah tersebut juga banyak ditumbuhi oleh rempah-rempah.

Pesan yang bsia diambil dari lagu ini yaitu siapapun yang mendengar ataupun masyarakatTanah Gayo, janganlah merusak alam dan harus bisa menjaga dan memelihara alam atas anugrah yang telah diberikan oleh Tuhan.

3.Aneuk Yatim

Lagu daerah yang satu ini bermakna cukup dalam. Mengisahkan seorang anak yatim yang bertanya keberadaan ayahnya, apakah masih hidup atau sudah meninggal. Saat tak lagi melihat sosok ayahnya, anak tersebut bekerja keras demi membantu ibunya. Masalah demi masalah kian datang, tapi mereka terus berusaha dan tawakal dalam menjalani hidup.

Lagu ini pun mengingatkan kita pada kejadian Tsunami tahun 2004 silam. Dari kejadian tersebut, banyak anak kecil yang harus kelihatan salah atau bahkan kedua orang tuanya.

4.Jambo-jambo

Jambo memiliki arti pondok sederhana dan biasanya diringi dengan tarian daerah. Lagu ini mengisahkan tentang desa yang sangat asli dengan tanaman padi yang selalu tumbuh, bahkan di musim kemarau sekaligun. Pemadangan sawah yang luas dengan padi berwarna kuning, serta petani yang sedang membajak sawah membuat kebahagiaan yang berbeda dan menciptakan keceriaan bagi para penduduknya.

Sekian lagu-lagu Aceh yang sudah kita bahas kali ini, ternyata banyak juga lagu yang memiliki arti mendalam dari setiap kejadian atau sejarah yang pernah menimpa Tanah Aceh. Selamat mendengarkan!