Indonesia, Lagu

LAGU DAERAH ACEH YANG TERKENAL BESERTA MAKNANYA

LAGU DAERAH ACEH

Berbicara soal lagu daerah, Indonesia memiliki ribuan lagu dengan bahasa yang bervariasi. Lagu-lagu ini bukan semata-mata sebagai lagu daerah saja, tapi pastinya selalu ada makna dibalik pembuatan lagu tersebut. Bukan hanya makna, mungkin lagu daerah ini memiliki suatu kejadian tertentu dan dijadikan lagu sebagai ungkapan perasaan yang tak bisa disebutkan.

Kali ini kita akan bahas daerah yang berapa paling ujung barat Indonesia yang sering disebut sebagai ‘Serambi Mekah’. Ya pasti kalian sudah tau kan kota apa?

Kota Aceh ini merupakan kota yang mayoritas dikelilingi oleh penduduk yang beragam islam. Gak heran banyak budaya-budaya Islam yang sangat kuat, juga Aceh menjadi tempat penyebaran agama Islam pada waktu itu. Karena budaya yang masih kental dan juga keturunannya masih sangat menjujung tinggi nilai kehidupan yang religius, tak heran bila lagu-lagu daerah Aceh ini menggambarkan budaya, modal dan agama dari sisi kehidupannya setempat.

Lagu-lagu Aceh juga merupakan campuran dari Arab, Melayu dan India, tentunya dibawakan dengan bahasa daerah Aceh.  Inilah beberapa lagu terkenalnya…

1.Bungong Jeumpa

Bungong Jeumpa ini merupakan lagu yang mungkin sering kita dengar pada masa kecil dan sangat terkenal. Tapi kalian tau apakah artinya? Jadi Bungong Jeumpa itu bisa diartikan sebagai bunga cempaka. Untuk yang belum tahu, bunga cempaka ini merupaan bunga khas pada Kesultanan Aceh dan dijadikan sebagai simbol Kota Aceh.

Biasanya lagu ini dibawakan dengan tarian adat yang memiliki makna bahwa semua orang yang datang ke Aceh bisa merasakan bagaimana keindahan bunga tersebut. Disisi lain, lagu ini menceritakan tentang pahlawan perempuan yang gugur pada masa penjajahan yaitu Cut Nyak Dien dan Cut Meutia.

2.Tawar Sadenge

Tawar sadenge ini merupakan lagu yang wajib dibawakan pada setiap acara hari besar maupun upacara adat lainnya. Lagu ini berasal dari Tanah Gayo yang memiliki makna bahwa Tanah Gayo memiliki kekayaan sumber daya alam yang sangat besar. Bukan hanya penghasil kopi saja, namun daerah tersebut juga banyak ditumbuhi oleh rempah-rempah.

Pesan yang bsia diambil dari lagu ini yaitu siapapun yang mendengar ataupun masyarakatTanah Gayo, janganlah merusak alam dan harus bisa menjaga dan memelihara alam atas anugrah yang telah diberikan oleh Tuhan.

3.Aneuk Yatim

Lagu daerah yang satu ini bermakna cukup dalam. Mengisahkan seorang anak yatim yang bertanya keberadaan ayahnya, apakah masih hidup atau sudah meninggal. Saat tak lagi melihat sosok ayahnya, anak tersebut bekerja keras demi membantu ibunya. Masalah demi masalah kian datang, tapi mereka terus berusaha dan tawakal dalam menjalani hidup.

Lagu ini pun mengingatkan kita pada kejadian Tsunami tahun 2004 silam. Dari kejadian tersebut, banyak anak kecil yang harus kelihatan salah atau bahkan kedua orang tuanya.

4.Jambo-jambo

Jambo memiliki arti pondok sederhana dan biasanya diringi dengan tarian daerah. Lagu ini mengisahkan tentang desa yang sangat asli dengan tanaman padi yang selalu tumbuh, bahkan di musim kemarau sekaligun. Pemadangan sawah yang luas dengan padi berwarna kuning, serta petani yang sedang membajak sawah membuat kebahagiaan yang berbeda dan menciptakan keceriaan bagi para penduduknya.

Sekian lagu-lagu Aceh yang sudah kita bahas kali ini, ternyata banyak juga lagu yang memiliki arti mendalam dari setiap kejadian atau sejarah yang pernah menimpa Tanah Aceh. Selamat mendengarkan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *