Indonesia, Lagu

MENGENAL LAGU-LAGU SUMATERA BARAT BESERTA DENGAN MAKNANYA

Dimanapun kita berada, memang ada baiknya bila mengetahui budaya-budaya negara kita sendiri. Jangan sampai kita hanya tau mengenai budaya sendiri ditempat tinggal kita. Meskipun gak tinggal di kota tersebut, setidaknya kalian mengeahui lebih jauh lagi apa saja budaya-budaya yang ada di Indonesia khusunya di setiap provinsi di Indonesia.

Nah kali ini yang akan kita bahas yaitu mengenai lagu-lagu Sumatera Barat yang mengandung banyak pesan. Begitu pula lagu-lagu daerah ini memiliki pesan yang mendalam sehingga selalu memberikan kesan bagi setiap yang mendengarnya.

Penasaran lagunya seperti apa saja? simak artikel berikut ini!

1.Gelang Sipaku Gelang

Bila kamu masih ingat, waktu dulu ketika berada di TK biasanya murid-murid selalu menyanyikan lagu ini. Lagu ini akan dinyanyikan ketika pulag sekolah karena liriknya ‘mari pulang, marilah pulang’. Sehingga lagu ini disebut sebagai lagu perpisahan pada anak-anak dan pasti banyak yang sudah mengetahuinya.

2.Kampuang Nan Jauah di Mato

Selain Gelang sipaku gelang, ada juga lagu daerah Sumatera Barat yang sangat terkenal yaitu Kampuang Nan Jauah di Mato. Lagu ini terkenal di sekitaran tahun 1990an dan dinanyikan oleh penyanyi cilik bernama Chikita Meidy, meskipun sebenarnya sudah ada sejak tahun 1931 dan di ciptakan oleh Oslan Husein.

Ada makna tersembunyi di baki ini yaitu mengisahkan bagaimana seseorang yang rindu dengan kamung halamannya. Kerinduan ini dirasakan oleh seseorang yang sedang merantau, karena banyak orang Minang yang merantau ke luar pulau sehingga tak bisa berkumpul dengan keluarganya. Ada yang hafal dengan lagunya?

3.Tak Ton Tong

Lagu daerah yang selanjutnya ini masih sama dipopulerkan oleh Oslan Husein namun belum diketahui siapa penciptanya.  Lagu ini menceritakan tentang penurunan jabatan seseorang, dimana ia memiliki jabatan yang tinggi namun seketika jabatan itu hilang dan hanya menjadi becak. Meskipun memiliki alunan yang cerita, tapi jika dilihat dari liriknya memiliki makna yang cukup dalam.

4.Bareh Solok

Bareh Solok adalah lagu khas dari Sumatera Barat yang diciptakan oleh Nurkan Syarief. Uniknya, lagu daerah ini dibawakan oleh dua orang yang berbeda yaitu Elly Kasim dan Ernie Djohan, sehingga memiliki versinya masing-masing.

Lagu ini mengartikan baha daerah Solok merupakan daerah penghasil beras karena disana terdapat banyak pesawahan dengan kualitas yang baik dan tentunya rasa yang sangat enak.

5.Dindin Badindin

Lagu daerah ini diciptkan oleh Tiar Ramon dan merupakan lagu yang ceria. Mungkin sebagian besar sudah tak asing dengan lagu yang satu ini, biasanya lagu ini sering terdengar ketika masa Sekolah Dasar pada acara tari kesenian. Dindin Badindin biasa dijadikan sebagai pengiring dari tari Indang yang merupakan tarian daerah khas Pariaman. Lagu tersebut pun kerap dijadikan sebagai sarana dakwah untuk umat Islam.

6.Kambanglah Bungo

Lagu ini diciptakan oleh Sofyan Naan yang memiliki makna bahwa daerah Minang sangat kata akan keindahan alamnya dan rumah gadang yang menjadi ciri khas dari tanah Minangkabau yang masih lekat di kehidupan sehari-hari.

7.Ayam Den Lapeh

Ayam Den Lapeh memiliki makna tentang kehilangan atau orang banyak bilang berati ayam lepas. Hal ini dibuktikan karena pada jaman dahulu, ayam adalah suatu hal yang sangat berharga bahkan hanya orang tentu saja yang bisa memeliharanya. Lirik lagu ini sangatlah bertolak belakang dengan nada yang cukup riang.

Itulah 7 lagu daerah Sumatera Barat dengan makna yang hampir semua mengisahkan tentang kehidupan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *